Musik Tradisional Sunda era Prabu Siliwangi Raja Pakuan Pajajaran

Posted by Ahmad Yanuana Samantho on in Atlantis Sunda Land, Budaya & Sastra, Falsafah,Film Movie, Hikmah, Ibrah Sejarah, Lingkungan dan Pelestarian Budaya, Mufakat Budaya Indonesia, Seni Musik,Tolenransi Bhineka Tunggal Ika

Seni budaya Sunda, khususnya seni pertunjukan musik tradisional Sunda era Prabu Siliwangi Raja Pakuan Pajajaran, selain enak didengar telinga, dan di hati,juga dapat mencerahkan akal-pikiran dan nurani spiritual kita, karena sangat memperkaya diri dengan pencerahan batin para penikmatnya, mampu membawa ke alam Makrifatullah, bahkan Fana-baqo Fillah (Manunggaling kawulo lan Gusti/Lebur manunggal di dalam/tercelup di sibghah samudra eksitensi Ketuhanan). Rahayu Sagung Dhumadhi, Mulih ka Jati Mulang Ka Asal, Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga para turunannya semua mampu mencerap dan menghayatinya sehingga terwujud “Sunda Sa’amparen Jagat”/ “Hamengku Buwono” (Rahmatan lil Alamin/ God Blessing for the Universe and Cosmic ) sebagai Khalifatullah fi al Ardh “Pajajaran Anyar”. Pitontonen dan pitutunten Seni Budaya di Bale Prabu Siliwangi Pakuan Pajajaran Ciawi Gadog Sabtu Malam, 3 September 2016.

Alunan tangisan suling yang rindu pada rumpun bambu induknya. Itulah perjalanan ruhaniyah manusia yang sejatinya, rindu pulang ke Asal-Nya.https://www.youtube.com/watch?v=xk2DHf9t6ZA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s